Bentuk jaringan semantik yang terekam di dalam sistem ingatan seseorang, dapat dipetakan melalui serangkaian pertanyaan yang diajukan kepadanya. Berikut ini merupakan contoh model diskusi untuk melihat pola jaringan semantik.

Di tengah suasana belajar mengajar, di dalam kelas, seorang dosen mencoba membangkitkan kembali semangat belajar anak-anak didiknya. Saat itu, para mahasiswa agaknya lelah dan mengantuk, karena energinya “terkuras” untuk berkonsentrasi, ketika mereka mencoba untuk mengerti penjelasan dari dosennya.

Dosen tersebut mengajukan pertanyaan sebagai berikut :

“Saya ingin melihat pola jaringan semantik kalian. Apa yang kalian ketahui tentang kata ‘mobil’ ? “

Jawaban yang cukup menarik, antara lain :

“Kendaraan bermotor. Rodanya empat. Membutuhkan BBM. Bisa dipakai untuk ngkot. Kalau ukurannya besar namanya bis. Harganya mahal. Penumpangnya tidak kehujanan. Bisa dipakai ngebut. Tidak berdaya jika jalanan macet. Pemiliknya harus punya BPKB. Pengemudinya harus punya SIM dan membawa STNK”.

“Kalau tidak dirawat dengan baik, gampang mogok”

Analisis model diskusi pada symptom kasus di atas

Bagaimana bentuk diagram semantik dari hasil diskusi ? Hasil analisis antara dosen dengan mahasiswa tersebut adalah :

Kata kunci tentang jaringan semantik dari model diskusi di atas adalah, jaringan semantik merupakan jaringan data dan informasi, yang terekam dalam ingatan seseorang. Dalam kasus di atas jaringannya bisa berbentuk pohon [tree].
Bentuk jaringan semantik pada seseorang, akan berbeda dengan jaringan semantik milik orang lain. Mereka mempunyai pengalaman dan proses belajar yang berbeda, sepanjang hidup masing-masing. Ada yang teratur, berbentuk pohon, sehingga memudahan pengaksesan kembali. Ada yang ruwet, sehingga orang yang mempunyai ingatan juga bingung, apa saja yang diketahuinya.
Dari diskusi dalam kelas, bisa dibentuk jaringan semantik “bersama”, melalui tukar pikiran, dan persetujuan yang dapat diterima oleh setiap peserta diskusi.

Bentuk jaringan semantik hasil diskusi bisa seperti yang tergambar pada gambar di bawah. Gambar tersebut merupakan representasi dari jawaban : “Kendaraan bermotor. Rodanya empat. Membutuhkan BBM. Bisa dipakai untuk angkot. Kalau berukuran besar namanya bis. Harganya mahal. Penumpangnya tidak kehujanan. Bisa dipakai ngebut. Tidak berdaya jika jalanan macet. Pemiliknya harus punya BPKB. Pengemudinya harus punya SIM dan membawa STNK” dan “Kalau tidak dirawat dengan baik, gampang mogok”.

Data, informasi dan pengetahuan, yang terekam dalam ingatan seseorang, dipelajari dan ditiru untuk ditata-ulang dalam ingatan komputer. Ingatan atau memori komputer bisa dimanfaatkan hanya untuk menyimpan data. Penyimpanan data ini populer dengan nama sistem basis data. Sistem ini, jika dikaitkan dengan aplikasi perangkat lunak, bisa menghasilkan informasi. Dalam perkembangannya, ingatan komputer dimanfaatkan untuk menyimpan pengetahuan. Kegiatan ini dipelajari dalam ranah ilmu kecerdasan buatan [artificial intelligent]

Jaringan semantik

Model jaringan semantik merupakan grafik, yang terdiri dari simpul-simpul, yang merepresentasikan objek fisik atau objek konsep, dan busur-busur, yang menunjukkan relasi antar simpul-simpul tersebut. Jaringan semantik merupakan alat efektif, untuk merepresentasikan pemetaan data, yang bertujuan mencegah terjadinya duplikasi data.

About these ads